Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Permintaan Doa Kepada Mayat Dari Jarak Jauh & Jarak Dekat, Bagaimana Rinciannya?

 

Yurifa Iqbal


Dalam kajian ilmu Tauhid ada perincian yang perlu dipahami antara pembahasan Istigatsah, Tawasul, dan permintaan doa dari orang yang hidup kepada mayat dalam kubur. Ketiganya tentu sudah banyak dibahas oleh para Ustaz di dalam media tulis maupun ceramah agama.

Tulisan ringkas ini akan membahas seputar permintaan doa kepada mayat.

Minta didoakan mayat yang ada dalam kubur ini sendiri ada dua rincian yang perlu dipahami, yakni minta didoakan mayat entah dari jarak jauh atau jarak dekat. Bagaimana perinciannya?

Di dalam kitab 

تصحيح الدعاء 

halaman 250 - 251 disampaikan rinciannya sebagai berikut :

سؤال حي لميت وهو غائب عن قبره بأن يدعو الله له، وهذا النوع لا يختلف المسلمون بأنه شرك أكبر، وأنه من جنس شرك النصارى في مريم وابنها ـ عليهما السلام ـ بدعائهما، وأنهما يعلمان ما يفعله العباد حسب مزاعم النصارى

Rincian pertama : permintaan doa dari orang yang hidup kepada mayat dalam kubur dan dia jauh dari kubur mayat tersebut, agar mayat berdoa kepada Allah untuknya. Tidak ada perselisihan diantara ulama kaum muslimin bahwa hal semacam ini termasuk syirik akbar alias syirik besar, jenis ini merupakan kesyirikan kaum Nasrani kepada Maryam & Isa putra Maryam عليهما السلام dengan sebab berdoa kepada Maryam dan Isa putra Maryam. Keduanya (yakni Maryam dan Isa putra Maryam) mengetahui apa yang dilakukan umat mereka tersebut sesuai klaim umat Nasrani.

سؤال حي لميت بحضرة قبره بأن يدعو الله له، مثل قول عباد القبور مخاطبين لها: يا فلان ادع الله لي بكذا وكذا أو أسألك أن تدعو الله لي بكذا وكذا

Rincian kedua : permintaan doa dari orang yang hidup kepada mayat dalam kubur dan dia hadir di sisi kubur mayat tersebut agar mayat berdoa kepada Allah untuknya. Sebagaimana perkataan orang-orang pengagung kuburan ketika menyeru mayat dalam kubur : WAHAI FULAN BERDOALAH KEPADA ALLAH UNTUKKU AGAR AKU BISA BEGINI DAN BEGITU atau dengan redaksi lain AKU MEMOHON PADAMU AGAR ENGKAU BERDOA KEPADA ALLAH UNTUKKU AGAR BEGINI DAN BEGITU.

فهذا لا يختلف المسلمون بأنه وساطة بدعية، ووسيلة مفضية إلى الشرك بالله ودعاء الأموات من دون الله وصرف القلوب عن الله تعالى 

Tidak ada perselisihan diantara ulama kaum muslimin bahwa hal semacam ini termasuk sarana perantara yang bid'ah dalam doa, serta sarana yang berpotensi menyekutukan Allah, juga malah doa kepada mayat bukan kepada Allah, kemudian dapat memalingkan hati dari Allah Ta'ala.

لكن هذا النوع يكون شركا أكبر في حال ما إذا أراد الداعي من صاحب القبر الشفاعة والوساطة الشركية على حد عمل المشركين: ما نعبدهم إلا ليقربونا اى الله زلفى

Akan tetapi rincian kedua ini BISA MENJADI SYIRIK BESAR dalam kondisi ketika orang yang berdoa meminta syafaat dan sarana kesyirikan kepada mayat dalam kubur berdasarkan perbuatan kaum musyrikin yang difirmankan Allah dalam Qur'an surat Az Zumar ayat 3 : Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): "Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya".

Demikian pembahasan ringkas terkait hal ini. 

والله تعالى أعلم بالصواب

Posting Komentar untuk "Permintaan Doa Kepada Mayat Dari Jarak Jauh & Jarak Dekat, Bagaimana Rinciannya?"