Mayat Mengetahui Orang Yang Berziarah Ke Kuburnya, Benarkah?
Yurifa Iqbal
Benar!
Dalam kajian ilmu Aqidah, hal semacam ini termasuk dalam pembahasan As Sam'iyyaat (السمعيات) yakni cara mengetahui dan mengilmui hanya bisa dengan dalil sam'iy (dalil syar'i) yang dikenal juga dengan dalil Naqli.
Adapun pembahasan mengenai mayat mengetahui orang yang berziarah ke kuburnya dapat kita temui dalam beberapa kitab Ahlussunah Wal Jamaah!
Yang pertama dalam kitab Qalaidul Iqyan
قلائد العقيان في اختصار عقيدة ابن حمدان
halaman 222 cetakan Darul Minhaj disampaikan :
ونؤمن بأن الميت يعلم بزائره
Kita Muslim Ahlus Sunnah Wal Jamaah beriman serta membenarkan bahwa sesungguhnya mayat yang ada dalam kubur mengetahui orang yang berziarah ke kuburnya.
ويتأكد ذلك يوم الجمعة بعد طلوع الفجر و قبل طلوع الشمس
Terlebih lagi pada hari Jumat setelah terbit fajar dan sebelum terbit matahari.
Kemudian bahasan ini dapat dijumpai juga dalam kitab fiqih madzhab Imam Ahmad bin Hanbal (Hanabilah) yaitu kitab Ghayatul Muntaha
غاية المنتهى في جمع الإقناع والمنتهى
juz 1 halaman 286 :
ويسمع الميت الكلام مطلقا ويعرف زائره يوم الجمعة قبل طلوع الشمس
Mayat yang ada dalam kubur dapat mendengar perkataan dan ucapan baik itu salam atau selain salam, mayat juga mengetahui orang yang berziarah ke kuburnya pada hari Jumat sebelum terbitnya matahari.
وفي الغنية يعرفه كل وقت، وهذا الوقت آكد. انتهى. وهذا هو الصواب بلا ريب
Sedangkan dalam kitab Al Gunyah dijelaskan bahwa mayat mengetahui orang yang berziarah ke kuburnya di setiap waktu kapanpun, lebih-lebih di waktu hari Jumat sebelum terbitnya matahari. Dan pandangan ini benar tanpa ada keraguan sedikitpun.
Keterangan diatas juga dapat kita temukan dalam kitab Hanabilah lainnya
مطالب أولي النهى في شرح غاية المنتهى
juz 1 halaman 934, bahkan dalam kitab ini terdapat tambahan penjelasan sebagai berikut :
وقال ابن القيم: الأحاديث والآثار تدل على أن الزائر متى جاء علم به المزور، وسمع سلامه، وأنس به، ورد عليه، وهذا عام في حق الشهداء وغيرهم، وإنه لا توقيت في ذلك، وهو أصح من أثر الضحاك
Imam Ibnul Qayyim berkata : Hadits-hadits beserta berbagai atsar riwayat menunjukkan bahwa ketika orang datang berziarah ke kuburan, maka mayat dapat mengetahuinya, mayat dapat mendengar ucapannya dan terhibur dengan kedatangan orang yang berziarah, serta menjawab salamnya. Demikian ini berlaku umum baik untuk orang yang mati syahid dan selain mati syahid. Sesungguhnya tidak ada penentuan waktu tertentu, dan ini merupakan pendapat terkuat dari atsar Adh Dhahak.
Terakhir, dalam kitab
اللمعة في خصائص الجمعة
halaman 110 disampaikan dua riwayat sebagai berikut :
أخرج ابن أبي الدنيا والبيهقي في الشعب، عن محمد بن واسع قال: قال بلغني أن الموتى يعلمون بزوارهم يوم الجمعة، ويوما قبله ويوما بعده
Imam Ibn Abi Dunya dan Imam Al Baihaqi dalam kitab Syuab meiwayatkan dari Muhammad bin Wasi dia berkata : telah sampai kabar kepadaku bahwa mayat mengetahui orang yang berziarah ke kuburnya pada hari Jumat serta hari sebelum Jumat dan setelah Jumat.
وأخرجا عن الضحاك قال: «من زار قبرا يوم السبت قبل طلوع الشمس علم الميت بزيارته قيل: وكيف ذلك؟ قال: لمكان يوم الجمعة
diriwayatkan dari Ad-Dhahak dia berkata : siapa saja yang berziarah kubur pada hari Sabtu sebelum terbit matahari maka mayat akan mengetahui ziarah kubur tersebut. Dikatakan kepadanya, bagaimana hal itu bisa terjadi? dia menjawab : karena kedudukan hari Jum’at.
Demikian pembahasan ringkas terkait hal ini. Semoga bermanfaat.
والله تعالى أعلم بالصواب
Posting Komentar untuk "Mayat Mengetahui Orang Yang Berziarah Ke Kuburnya, Benarkah?"