Makna Iman & Islam Berdasarkan Perspektif 3 Madzhab Aqidah
Yurifa Iqbal
Ada satu pertanyaan yang barangkali pernah terbersit dalam benak kita. Apakah makna Iman dan Islam itu sama ataukah berbeda?
Jawabannya adalah semakna dan juga berbeda makna! Tergantung perspektif pandangan madzhab Aqidah tertentu.
Secara singkat pembahasan ini dapat kita temui di dalam kitab Nazhmul Faraid
نظم الفرائد و جمع الفوائد في بيان المسائل التي وقع فيها الاختلاف بين الماتريدية والأشاعرة في العقائد
halaman 207 dimana dalam kitab ini disampaikan perbedaan persepektif 2 madzhab Aqidah Maturidiyah dan Asyairah sebagai berikut :
ذهب مشايخ الحنفية إلى أن الإيمان والإسلام واحد
Para masyayikh (ulama-ulama) madzhab Maturidiyah berpandangan bahwa Iman dan Islam itu semakna.
وذهب جمهور مشايخ الأشاعرة إلى أنهما متغايران
Sedangkan mayoritas ulama madzhab Asyairah berpandangan bahwa Iman dan Islam tidak semakna alias dua hal yang berbeda.
Maka dalam pandangan madzhab Aqidah Maturidiyah Islam dan Iman itu sinonim serta semakna sehingga setiap muslim adalah mukmin, demikian juga setiap mukmin adalah muslim.
Adapun dalam pandangan jumhur ulama madzhab Aqidah Asyairah makna Iman dan Islam itu tidak sama! Islam maknanya adalah ketundukan dan kepatuhan. Sedangkan iman maknanya adalah tashdiq alias pembenaran.
Dalam pandangan madzhab Aqidah Asyairah ini mustahil seseorang itu tashdiq alias membenarkan tapi tidak tunduk. Namun tidak mustahil seseorang itu tunduk tapi sebetulnya tidak tashdiq alias tidak membenarkan .
Lalu bagaimana pandangan madzhab Aqidah Atsariyah berkaitan dengan pembahasan ini?
Di dalam kitab
لوامع الأنوار البهية وسواطع الأسرار الأثرية لشرح الدرة المضية في عقد الفرقة المرضية
juz 1 halaman 430 yang merupakan referensi Aqidah Atsariyah disampaikan :
فالإيمان والإسلام كاسم الفقير والمسكين إذا اجتمعا افترقا، وإذا افترقا اجتمعا
Iman dan Islam sebagaimana istilah faqir dan miskin, kalau keduanya digabungkan maka maknanya berbeda, sedangkan kalau keduanya berdiri sendiri maka maknanya bisa digabungkan.
فإذا أفرد أحدهما دخل فيه الآخر، وإذا قرن بينهما احتاج كل واحد منهما إلى تعريف يخصه
Jika salah satu disebut secara sendiri dan terpisah dari yang lain, maka maknanya bisa disamakan, sedangkan jika kedua istilah tersebut digunakan secara bergandengan maka masing-masing istilah perlu dimaknai secara khusus.
فإذا قرن بين الإيمان والإسلام فالمراد بالإيمان جنس تصديق القلب، والإسلام جنس العمل
Iman dan Islam jika penyebutannya digandeng maka yang dimaksud iman adalah pembenaran hati, adapun yang dimaksud Islam adalah perbuatan.
Kesimpulannya berdasarkan pandangan madzhab Maturidiyah Iman dan Islam itu semakna. Sedangkan madzhab Asyairah berpandangan tidak semakna. Adapun madzhab Atsariyah berpandangan semakna dari satu sisi dan tidak semakna dari sisi lainnya.
Demikian pembahasan ringkas terkait hal ini. Semoga bermanfaat.
الله أعلم
Posting Komentar untuk "Makna Iman & Islam Berdasarkan Perspektif 3 Madzhab Aqidah"